
JAMBI – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azhar Diniyyah Jambi sukses menyelenggarakan Wisuda Sarjana Angkatan XIV STKIP dan Angkatan X STIT Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan wisuda berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan, serta menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk mengawali perjalanan pengabdian dan kiprah di tengah masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting dari berbagai unsur pemerintah, pendidikan, dan lembaga masyarakat, di antaranya Prof. Dr. Fasli Jalal, Sp.GK., Ph.D. selaku Penasehat Ahli Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus pemateri orasi ilmiah, Ibu Rahmi, S.E., M.Si. selaku perwakilan Koordinator LLDIKTI Wilayah X, Bapak Arief Munandar, S.E. selaku perwakilan Gubernur Jambi, Asisten I Bidang Pemerintahan, Bapak Dr. H. Jamrizal, M.Pd. selaku perwakilan Kopertais Wilayah XIII, Bapak Drs. Ahmad Sobri, M.Ag. selaku perwakilan BAZNAS Provinsi Jambi, serta Bapak Kombes Pol. Ricko A. A. Taruna, S.H., S.I.K., M.H., M.M. selaku perwakilan Kapolda Jambi.
Acara wisuda secara resmi dibuka oleh Dr. H. Abdul Muhaimin El-Yusufi, B.Sy.E., M.E., selaku Ketua STKIP Al-Azhar Diniyyah Jambi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat. Para lulusan diharapkan senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, serta menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Dengan bekal ilmu dan akhlak, para lulusan diharapkan mampu menjadi insan yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Selanjutnya, perwakilan Gubernur Jambi, Bapak Arief Munandar, S.E., selaku Asisten I Bidang Pemerintahan, turut menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap keberadaan STKIP dan STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi dalam memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Keberadaan lembaga pendidikan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Fasli Jalal, Sp.GK., Ph.D., selaku Penasehat Ahli Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan dan kemajuan STKIP dan STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi serta memberikan berbagai pesan penting kepada para wisudawan.
Dalam orasinya, Prof. Fasli Jalal mengawali dengan memberikan penghargaan kepada para orang tua wisudawan yang telah memberikan pengorbanan berupa waktu, pikiran, biaya, dan doa yang tidak pernah berhenti. Keberhasilan para wisudawan hingga mencapai tahap kelulusan, menurutnya, tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan orang tua dalam memberikan kesempatan kepada putra-putrinya untuk menempuh pendidikan tinggi.
Lebih lanjut, Prof. Fasli Jalal menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal memasuki fase kehidupan yang lebih menantang. Selama berada di kampus, mahasiswa berada dalam lingkungan yang terarah dengan bimbingan dosen dan sistem pendidikan yang tertata. Namun, ketika memasuki dunia nyata, para lulusan dituntut untuk mampu mengambil keputusan, menghadapi berbagai persoalan, serta bertanggung jawab terhadap pilihan hidupnya.
Oleh karena itu, para wisudawan didorong untuk berani keluar dari zona nyaman (comfort zone), memiliki roadmap kehidupan yang jelas, dan terus menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).
Prof. Fasli Jalal juga menyoroti perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat, khususnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi. Menurutnya, ilmu dan keterampilan yang dimiliki saat ini dapat menjadi usang apabila tidak terus diperbarui. Para lulusan perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta kemauan untuk terus belajar.
Perkembangan AI, lanjutnya, hendaknya tidak semata-mata dipandang sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang. Teknologi dapat membantu meningkatkan produktivitas manusia, sementara kemampuan manusia dalam menunjukkan empati, kepedulian, integritas, akhlak, dan karakter humanis tetap menjadi kekuatan yang sangat penting.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Fasli Jalal juga mengingatkan mengenai bonus demografi Indonesia yang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Bonus demografi harus dimanfaatkan melalui pendidikan yang berkualitas, kesehatan yang prima, etos kerja yang kuat, serta landasan iman, takwa, dan akhlak mulia agar dapat menjadi kekuatan pembangunan bangsa.
Beliau juga menekankan nilai strategis tiga bidang pendidikan yang menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Islam/Ilmu Tarbiyah.
Menurut Prof. Fasli Jalal, PAUD merupakan investasi yang sangat vital karena usia dini merupakan periode fundamental dalam pembentukan perkembangan otak, kecerdasan, kemampuan dasar, dan karakter anak. Pendidikan Bahasa Inggris memiliki posisi strategis sebagai pintu komunikasi global, sedangkan Pendidikan Islam atau Ilmu Tarbiyah menjadi pilar dalam membangun fondasi iman, takwa, dan akhlak mulia.
Dengan demikian, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, kepedulian, dan kemampuan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan pembacaan Surat Keputusan kelulusan, prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati, serta penyerahan ijazah secara simbolis kepada perwakilan lulusan. Prosesi tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi momen penuh kebahagiaan bagi para wisudawan beserta keluarga.
Wisuda STKIP Al-Azhar Diniyyah Jambi Angkatan XIV dan STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi Angkatan X secara keseluruhan berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen STKIP dan STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi dalam mencetak lulusan yang berkualitas, berintegritas, berdaya saing, serta memiliki landasan iman, takwa, dan akhlak mulia.
Wisuda ini sekaligus memperkuat peran STKIP dan STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi dalam berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menjadi insan yang memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Jambi, 15 Agustus 2026

