
Jambi – Wisuda Sarjana Angkatan Ke-XIV STKIP dan Ke-X STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi digelar Sabtu, 15 Agustus 2026, berlangsung khidmat sekaligus penuh pesan. Selain jadi ajang pelepasan wisudawan, acara ini juga menjadi ruang bagi para tokoh yang hadir untuk menitipkan bekal menghadapi dunia yang berubah cepat mulai dari soal karakter, kesiapan kerja, sampai tantangan global yang menanti para lulusan.
Ust. Muhaimin, dalam sambutannya, menegaskan bahwa gelar sarjana bukan sekadar tulisan di ijazah, melainkan harus dibuktikan lewat kejujuran, kerja sungguh-sungguh (itqan), dan kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan jati diri sebagai muslim.
“Jadilah pribadi yang adaptif mengikuti zaman dan teknologi, tapi jangan sampai kehilangan jati diri sebagai muslim,” pesannya kepada para wisudawan.

Puncak acara ada pada orasi ilmiah Prof. Fasli Jalal, Ph.D., Penasehat Ahli Menteri Agama RI, yang menyampaikan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal menghadapi dunia nyata yang jauh lebih menantang. Ia mengingatkan, dunia berubah sangat cepat mengutip proyeksi World Economic Forum, sekitar 40 persen kebutuhan kompetensi di berbagai pekerjaan diperkirakan berubah total pada 2030, seiring makin banyak pekerjaan yang diambil alih kecerdasan buatan.
“Kelulusan bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal masuk ke fase yang jauh lebih menantang,” katanya, sembari mendorong para lulusan untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat dan memanfaatkan bonus demografi Indonesia dengan pendidikan berkualitas, etos kerja kuat, serta iman dan akhlak mulia.
Senada dengan itu, Asisten Gubernur Jambi yang mewakili Gubernur menitipkan empat bekal bagi lulusan yang akan terjun ke dunia kerja: menjaga komunikasi antarprofesi, mengimbangi kecerdasan intelektual dengan kecerdasan emosional, membuktikan kompetensi lewat kerja nyata, serta aktif membangun jejaring dan beradaptasi dengan teknologi. “Anda tahu, ajaklah saya,” tegasnya, menyebut kolaborasi sebagai kunci bertahan di era sekarang.

Ketua STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi, Bu Bahera, dalam laporannya turut mengingatkan bahwa kecerdasan akademis harus berjalan seiring akhlak mulia, sekaligus menyampaikan terima kasih atas dukungan beasiswa Jambi Pro dan Jambi Mantap dari Pemerintah Provinsi Jambi bagi dosen dan mahasiswa.
Melalui wisuda ini, para lulusan STKIP dan STIT Al-Azhar Diniyyah Jambi diharapkan menjadi generasi yang adaptif, terbuka terhadap perkembangan teknologi, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

